Tag Archives: syariat

Hukum Isbal

hukum isbal dalam islam

Tanya : Ustadz, apa hukumnya isbal (mengulurkan celana atau sarung) melampaui mata kaki bagi laki-laki? Jawab : Isbal artinya mengulurkan sesuatu (sarung, celana, jubah, dll) dari atas sampai ke bawah melampaui mata kaki. (Rawwas Qal’ahjie, Mu’jam Lughah Al Fuqoha`, hlm. 139; Sa’di Abu Jaib, Al Qamus Al Fiqhi, hlm. 111). Hukum isbal …

Read More »

Hakikat

hakikat atau al-haqîqah

Al-Haqîqah secara bahasa berasal dari haqqa–yahuqqu–haqq[an] yang bermakna tsabata (nyata, pasti, tetap) atau atsbata (menetapkan atau memastikan) (Kamus al-Munawir pasal haqqa). Imam al-Amidi (w. 631 H) menyatakan, al-haqîqah dalam hal ini menggunakan wazan fa’îl yang bisa bermakna fâ’il atau maf’ûl. Dengan begitu menurut makna fâ’il, al-haqîqah bermakna ats-tsâbitah al-lâzimah (yang tetap dan pasti); lawan dari al-bâthil (yang batil). Menurut makna maf’ul, al-haqîqah bermakna al-mutsbatah (yang dipastikan atau yang ditetapkan (Al-Amidi, Al-Ihkâm fî Ushûl al-Ahkâm, 1/26). Lafal haqqa dengan makna tsabata (telah tetap/pasti). Dinyatakan di …

Read More »

Terikat Syariat, Menuai Maslahat

terikat syariat menuai maslahat

(Tafsir QS al-Anfal [8]: 24) Oleh :  Rokhmat S. Labib, M.E.I.  ]يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا اسْتَجِيبُوا ِللهِ وَلِلرَّسُولِ إِذَا دَعَاكُمْ لِمَا يُحْيِيكُمْ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللهَ يَحُولُ بَيْنَ الْمَرْءِ وَقَلْبِهِ وَأَنَّهُ إِلَيْهِ تُحْشَرُونَ[ Hai orang-orang yang beriman, penuhilah seruan Allah dan Rasul apabila Rasul menyeru kalian demi sesuatu yang memberi kalian kehidupan, …

Read More »