Ketika timbangan menjadi goncang dan berbagai konsep bercampur-baur, manusia mencari standar yang tetap untuk menimbang jalannya antara benar dan salah, antara keadilan dan hawa nafsu. Pengalaman bangsa-bangsa dahulu dan kini telah membuktikan bahwa kemenangan tidak dibangun dengan kekuatan semata, tidak pula dengan banyaknya jumlah, dan tidak pula dengan berubah-ubahnya sikap…
Tag: ikhlas
Madrasah Ujian
لاَ يَزَالُ الْبَلاَءُ بِالْمُؤْمِنِ أَوِ الْمُؤْمِنَةِ فِى نَفْسِـهِ وَفِى مَالِهِ وَفِى وَلَدِهِ حَتَّى يَلْقَى اللهَ وَمَا عَلَيْهِ مِنْ خَطِيئَةٍ Ujian akan terus menghampiri orang Mukmin dan Mukminah pada diri, anak dan hartanya hingga ia menjumpai Allah dan tidak ada kesalahan yang harus dia tanggung (HR Ahmad, Tirmidzi, Ibn Hibban, al-Hakim,…
Zuhud
Zuhud berasal dari zahida-yazhadu–zuhd[an] wa zahâdah. Bentuk pluralnya zuhâd. Menurut Ibn Darid, al-Jawhari, Ibn Manzhur, Abu al-Baqa’ al-Kafwami dan Zainuddin ar-Razi, secara bahasa artinya lawan dari menyukai (khilâf/dhiddu ar-raghbah).1 Menurut al-Jurjani, zuhud artinya meninggalkan kecenderungan pada sesuatu. Jika dikatakan zahada fî asy-syai’ menurut az-Zamakhsyari artinya berpaling darinya. Menurut al-Munawi, zuhud…