Sungguh, simpul-simpul Islam akan terlepas satu demi satu. Setiap kali satu simpul terlepas, orang-orang bergantung pada simpul berikutnya. Yang pertama terlepas adalah al-hukm (pemerintahan/hukum) dan yang terakhir adalah shalat (HR Ahmad). Imam Ahmad (164-241 H) menukil hadis di atas berturut-turut dari Walid bin Muslim, dari Abdul Aziz bin Ismail bin Ubaidillah, dari Sulaiman bin Habib,…
Kewajiban Menyampaikan Peringatan
* كِّرْ إِنْ نَفَعَتِ الذِّكْرَى * سَيَذَّكَّرُ مَنْ يَخْشَى * وَيَتَجَنَّبُهَا الأشْقَى * الَّذِي يَصْلَى النَّارَ الْكُبْرَى * ثُمَّ لا يَمُوتُ فِيهَا وَلا يَحْيَا * Oleh sebab itu, sampaikanlah peringatan karena peringatan itu bermanfaat. Orang yang takut (kepada Allah) akan mendapat pelajaran. Orang-orang yang celaka (kafir) akan menjauhinya. Itulah orang yang akan memasuki api yang besar…
Hukum Islam Seputar Debt Collector
Soal: Bagaimana status hukum debt collector dalam Islam? Bolehkah menagih hutang dengan menggunakan jasa debt collector? Jika tidak, bagaimana caranya menagih hutang kepada orang yang tidak beriktikad baik untuk membayar hutang, menurut pandangan Islam? Jawab: Sebelum membahas tentang status hukum debt collector ini ada baiknya kita menelaah lebih jauh faktor yang menyebabkan terjadinya praktik penagihan…
Tanda-tanda Kemunafikan
أَربعٌ مَنْ كُنَّ فِيْهِ كَانَ مُنَافِقاً خَالِصًا، وَإِنْ كَانَتْ خَصْلَةٌ مِنْهُنَّ فِيْهِ كَانَتْ فِيْهِ خَصْلَةٌ مِنَ النِّفَاقِ حَتَّى يَدَعَهَا: مَنْ إِذَا حَدَّثَ كَذَبَ، وَإِذَا وَعَدَ أَخْلَفَ، وَإِذَا خَاصَمَ فَجَرَ، وَإِذَا عَاهَدَ غَدَرَ “Ada empat tabiat, siapa saja yang dalam dirinya ada keempatnya, ia seorang munafik murni; jika ada salah satu dari tabiat itu maka di…
Tobat Nashuha
Kata at-tawbah an-nashûha dibentuk dari kata at-tawbah dan an-nashûha. Kata tawbah merupakan mashdar (gerund) dari kata: tâba–yatûbu–tawban wa tawbat[an] wa matâban. Secara bahasa arti dasarnya adalah ar-rujû’ atau ’âda (kembali). Al-Jauhari dalam Ash-Shihah fî al-Lughah mengartikan tawbah (tobat) dengan ar-rujû’ min adz-dzanb (kembali dari dosa). Di dalam Al-Qâmûs al-Muhîth, al-Fairuz Abadi menyatakan bahwa tawbah adalah…
Kabar Gembira Bagi Rasulullah SAW
(Tafsir QS al-A’la [87]: 6-8) سَنُقْرِئُكَ فَلا تَنْسَى *إِلا مَا شَاءَ اللَّهُ إِنَّهُ يَعْلَمُ الْجَهْرَ وَمَا يَخْفَى * وَنُيَسِّرُكَ لِلْيُسْرَى * Kami akan membacakan (al-Quran) kepada kamu (Muhammad) hingga kamu tidak akan lupa, kecuali kalau Allah menghendaki. Sesungguhnya Dia mengetahui yang terang dan yang tersembunyi. Kami pun akan memberi kamu taufik ke jalan yang mudah …
Tanggung Jawab Besar Pemimpin
عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ عَنِ النَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ: إِنَّكُمْ سَتَحْرِصُونَ عَلَى الإِمَارَةِ وَسَتَصِيرُ نَدَامَةً وَحَسْرَةً يَوْمَ الْقِيَامَةِ فَنِعْمَتِ الْمُرْضِعَةُ وَبِئْسَتِ الْفَاطِمَةُ Abu Hurairah ra. menuturkan bahwa Nabi saw. bersabda, “Sungguh kalian akan berambisi terhadap kepemimpinan dan kepemimpinan itu akan menjadi penyesalan dan kerugian pada Hari Kiamat kelak. Alangkah baiknya permulaannya dan alangkah buruknya…
Ulamâ Sû (Ulama Jahat)
Kata ‘ulamâ’ (bentuk plural dari ‘âlim), secara bahasa artinya orang yang berpengetahuan, ahli ilmu. Kata sû’ adalah mashdar dari sâ’a–yasû’u–saw’an; artinya jelek, buruk atau jahat. Dengan demikian, al-‘ulamâ’ as-sû’ secara bahasa artinya orang berpengetahuan atau ahli ilmu yang buruk dan jahat. Rasul saw. bersabda: «أَلاَ إِنَّ شَرَّ الشَّرِّ شِرَارُ الْعُلَمَاءِ وَإِنَّ خَيْرَ الْخَيْرِ خِيَارُ الْعُلَمَاءِ»…
Seputar Jihad, Khilafah dan Thaghut
Soal: Upaya deradikalisasi yang dilakukan penguasa berusaha menjinakkan umat Islam dengan memberi pemaknaan baru terhadap jihad, Khilafah dan taghut. Bagaimana sebenarnya pandangan ulama Islam terhadap ketiga istilah ini? Lalu makna yang benar seperti apa? Jawab: Harus dipahami, bahwa ada upaya sistematis untuk mempertahankan Sekularisme dan penjajahan di negeri kaum Muslim. Karena itu, siapapun yang mengancam…
Penjelasan Seputar Nashrullah
Soal: Jika kemenangan umat Islam merupakan nashrullâh (pertolongan Allah), dan pertolongan Allah itu merupakan hak prerogatif Allah, lalu di mana peranan opini umum, dukungan tokoh dll dalam mewujudkan kemenangan umat Islam itu? Jawab: Memang benar, kemenangan umat Islam adalah masalah nashrullâh, dan semuanya itu merupakan hak prerogatif Allah SWT. Dalam hal ini, Allah SWT. berfirman:…









