Skip to content

Visi Muslim Media

Referensi Islam Kaffah

Menu
  • Home
  • Soal Jawab
  • Ta’rifat
  • Hadits
  • Khazanah
  • Tafsir
  • Sosok
  • Nafsiyah
  • Syariah
  • Sirah
  • Zikir dan Doa
Menu
imam malik bin anas

Cara Imam Malik Memuliakan Ilmu

Posted on April 4, 2022April 4, 2022 by admin

IMAM Malik rahimahulLaah adalah salah seorang ulama yang sangat memuliakan ilmu. Diriwayatkan, dalam sebuah kunjungan ke Kota Madinah untuk menziarahi Makam Rasulullah saw., Khalifah Bani Abbasiyyah saat itu, Harun ar-Rasyid, tertarik untuk mengikuti kajian Kitab Al-Muwaththa’ karya Imam Malik.

Untuk itu Khalifah mengutus Yahya bin Khalid al-Barmaki untuk memanggil Imam Malik. Namun, Imam Malik menolak untuk mendatangi Khalifah seraya berkata kepada utusan Khalifah itu, “Al-‘Ilmu yuzâr wa lâ yazûr, yu’tâ wa lâ ya’tî (Ilmu itu dikunjungi, bukan mengunjungi. Ilmu itu didatangi, bukan mendatangi).”

Sikap Imam Malik demikian tentu bukan karena beliau sombong. Itu adalah cara beliau supaya siapa saja memuliakan ilmu. Termasuk Khalifah sekalipun.

Akhirnya, terpaksa Khalifah Harun ar-Rasyid mengalah. Ia lalu mendatangi Imam Malik dan duduk di majelisnya. Sedianya Khalifah ingin agar jamaah yang lain meninggalkan majelis tersebut. Namun, permintaan itu ditolak oleh Imam Malik. “Saya tidak bisa mengorbankan kepentingan orang banyak hanya demi kepentingan Anda seorang.”

Sang Khalifah pun akhirnya mengikuti kajian Imam Malik dan duduk berdampingan dengan rakyat kebanyakan (Lihat: Al-‘Ashami, Samth an-Nujûm al-‘Awâlî fî Anbâ’ al-Awâ’il at-Tawâlî, II/2014).

Demikianlah sikap Imam Malik. Di tangan beliau, ilmu benar-benar ditempatkan pada kedudukan mulia dan terhormat. Tak mudah direndahkan dan disepelekan. Bahkan oleh seorang penguasa besar, seperti Khalifah Harun ar-Rasyid sekalipun.

Inilah yang juga dilakukan oleh Imam Malik. Dalam rangka mencari ilmu sekaligus mengumpulkan hadis, beliau rela mendatangi tidak kurang dari 900 ulama di majelis-majelis mereka. Tak jarang untuk itu beliau menempuh perjalanan yang sangat jauh.

Semoga kita dan putra-putri kita bisa meneladani Imam Malik rahimahulLaah dalam memuliakan ilmu. Di antaranya dengan rajin mengunjungi majelis para ulama untuk mereguk ilmu-ilmu mereka.

Wa maa tawfiiqii illaa bilLaah ‘alayhi tawakkaltu wa ilayhi uniib. []

[Arief B. Iskandar (Khadim Ma’had Wakaf Darun Nahdhah al-Islamiyah Bogor)]

Post Views: 75
Category: Sosok

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Popular Post

  • Silsilah Nasab Anak-Anak Nabi Ismail Alaihis-Salam
  • Makna “Antum A’lamu Bi Amri Dunyakum”
  • Menghidupkan Tanah Mati
  • Peringatan Bagi Pemburu Dunia
  • Makna Hadits Setiap 100 Tahun Akan Ada Mujadid
  • ‘Ashabiyah: Haram dan Menjijikkan
  • Lâ Tabi’ Mâ Laysa ‘Indaka -Jangan Engkau Jual Apa yang Bukan Milikmu-
  • Apa yang Dimaksud dengan Zat Allah?
  • Penguasa Ruwaibidhah dalam Hadits Nabi
  • Kewajiban Memuliakan Wanita
© 2026 Visi Muslim Media | Powered by Minimalist Blog WordPress Theme