Khusyû’ (khusyuk) adalah bentuk mashdar (gerund) dari khasya’a–yakhsya’u–khusyû’[an]. Ibn Manzhur di dalam Lisân al-‘Arab menyatakan khasya’a-yakhsya’u-khusyû’[an]- wa ikhtasya’a-wa takhasya’a artinya melemparkan pandangan ke arah tanah dan menundukkannya serta merendahkan suara. Menurut al-Jurjani di dalam At-Ta’rifât, al-khusyû’, al-khudhû’ (ketundukan) dan at-tawâdhu’ (kerendahan hati) maknanya sama. Rawas Qal’ah Ji di dalam Mu’jam Lughah al-Fuqahâ’ menyatakan bahwa khusyuk…
Tag: ibadah
Memperbanyak Dzikrullah
عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ بُسْرٍ رضى الله عنه أَنَّ رَجُلاً قَالَ يَا رَسُولَ اللهِ إِنَّ شَرَائِعَ الإِسْلاَمِ قَدْ كَثُرَتْ عَلَىَّ فَأَخْبِرْنِى بِشَىْءٍ أَتَشَبَّثُ بِهِ، قَالَ: لاَ يَزَالُ لِسَانُكَ رَطْبًا مِنْ ذِكْرِ اللهِ Abdullah bin Busrin ra. menuturkan bahwa seorang laki-laki berkata, “Ya Rasulullah saw, sesungguhnya syariah Islam telah begitu banyak membebaniku. Karena itu beritahu aku…
Hijrah Hakiki
الْمُسْلِمُ مَنْ سَلِمَ الْمُسْلِمُوْنَ مِنْ لِسَانِهِ وَيَدِهِ وَالْمُهَاجِرُ مَنْ هَجَرَ مَا نَهَى اللهُ عَنْهُ Seorang Muslim adalah orang yang menjadikan kaum Muslim selamat dari lisan dan tangannya. Seorang yang ber hijrah adalah orang yang meninggalkan apa saja yang dilarang oleh Allah (HR al-Bukhari, Abu Dawud, an-Nasa’i, Ahmad, Ibn Hibban, al-Humaidi) Sanad Hadis Imam al-Bukhari meriwayatkan…
Pahala & Dosa yang Terus Mengalir
مَنْ سَنَّ فِي الإِسْلاَمِ سُنَّةً حَسَنَةً فَلَهُ أَجْرُهَا وَأَجْرُ مَنْ عَمِلَ بِهَا بَعْدَهُ مِنْ غَيْرِ أَنْ يَنْقُصَ مِنْ أُجُورِهِمْ شَيْءٌ، وَمَنْ سَنَّ فِي الإِسْلاَمِ سُنَّةً سَيِّئَةً كَانَ عَلَيْهِ وِزْرُهَا وَوِزْرُ مَنْ عَمِلَ بِهَا مِنْ بَعْدِهِ مِنْ غَيْرِ أَنْ يَنْقُصَ مِنْ أَوْزَارِهِمْ شَيْءٌ Siapa saja yang mencontohkan di dalam Islam contoh yang baik maka untuknya pahalanya…
Ruang Lingkup Taqarrub Ilallah
مَنْ عَادَى لِى وَلِيًّا فَقَدْ آذَنْتُهُ بِالْحَرْبِ، وَمَا تَقَرَّبَ إِلَىَّ عَبْدِى بِشَىْءٍ أَحَبَّ إِلَىَّ مِمَّا افْتَرَضْتُ عَلَيْهِ، وَمَا يَزَالُ عَبْدِى يَتَقَرَّبُ إِلَىَّ بِالنَّوَافِلِ حَتَّى أُحِبَّهُ، فَإِذَا أَحْبَبْتُهُ كُنْتُ سَمْعَهُ الَّذِى يَسْمَعُ بِهِ، وَبَصَرَهُ الَّذِى يُبْصِرُ بِهِ، وَيَدَهُ الَّتِى يَبْطُشُ بِهَا وَرِجْلَهُ الَّتِى يَمْشِى بِهَا، وَإِنْ سَأَلَنِى لأُعْطِيَنَّهُ، وَلَئِنِ اسْتَعَاذَنِى لأُعِيذَنَّهُ … Siapa saja yang memusuhi…
Tilawah al Qur’an
Kata tilâwah dibentuk dari kata talâ – yatlû – tilâwat[an], secara bahasa artinya tabi’a -mengikuti. Dikatakan, talawtuhu artinya taba’tuhu (aku mengikutinya). Adapun jika dikatakan talâ al-qur’ân aw al-kalâm artinya qara’ahu (membacanya). Menurut Ibn Faris di dalam Maqâyis al-Lughah dan Ibn Duraid di Jumhurah al-Lughah, membaca al-Quran disebut tilawah karena mengikutkan satu ayat setelah ayat lainnya….





